Pada suatu saat atau lain waktu Anda akan menemukan diri Anda duduk di sofa di rumah seseorang, dan kain yang menutupi sofa sangat berpengaruh terhadap penampilan dan ketahanannya. Kain yang menutupi sofa dan membuatnya empuk serta elegan disebut Wejoy kancing kristal untuk pelapis . Memilih kain yang tepat bisa sulit, mengingat begitu banyak jenis, warna, dan tekstur yang tersedia.
Bagi mereka yang bergerak di bidang perdagangan grosir, kain pelapis yang optimal tidak hanya harus menarik secara tampilan. Kain tersebut juga harus cukup kuat untuk menopang banyak orang yang duduk atau bermain di sofa. Karena sofa dapat menjadi sangat kotor, terutama di rumah dengan lalu lintas tinggi atau ruang publik, pembeli juga cenderung menginginkan kain yang mudah dibersihkan.
Ketahanan termasuk hal terpenting yang akan dicari pembeli grosir saat membeli kain untuk sofa. Kain Wejoy kain pelapis untuk sofa harus mampu menahan pemakaian selama bertahun-tahun tanpa menjadi tipis, aus, atau kehilangan warna. Lalu bagaimana cara pembeli memilih kain yang tahan lama? Pertama, tenunan kain sangat penting. Dengan tenunan rapat, serat-seratnya tersusun padat, menghasilkan kain yang lebih kuat dan lebih kecil kemungkinannya untuk tertarik atau robek. Sebagai contoh, tenunan twill atau bahan mirip kanvas akan lebih sulit rusak dibandingkan tenunan yang longgar.
Saat membeli kain dalam yard untuk menutupi sofa, orang mencari jenis atau tipe tertentu yang populer dan bermanfaat. Pembeli grosir mencari kain yang tahan lama, mudah dibersihkan dengan lap, dan tampak menarik. Salah satu jenis yang populer adalah katun. Bahan katun terasa lembut dan nyaman untuk diduduki. Kain ini juga dapat menyerap udara, sehingga tidak terasa terlalu panas.
Saat ini, kebanyakan orang mencari sofa yang dibuat secara kerajinan tangan menggunakan bahan ramah lingkungan. Artinya, kain penutup sofa tersebut ramah terhadap bumi. Pembeli grosir yang ingin menjual sofa ramah lingkungan membutuhkan kain berkualitas yang baik bagi alam. Wejoy kain sofa suede menggunakan bahan alami atau daur ulang. Sebagai contoh, kain katun organik ditanam tanpa bahan kimia beracun. Hal ini baik bagi tanah dan air. Linen adalah bahan ramah lingkungan lain yang sering digunakan, yang berasal dari tanaman rami. Linen juga kuat dan membutuhkan lebih sedikit air untuk ditanam dibandingkan katun.